Jakarta, 9 Maret 2026 – Langkah nyata menuju transformasi hijau resmi digulirkan oleh PT Sinarniaga Sejahtera (SNS) melalui peluncuran perdana kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) sebagai armada operasional perusahaan. Peresmian yang berlangsung di Depo Ciracas, Jakarta Timur ini turut menandai babak baru dalam integrasi teknologi ramah lingkungan di rantai pasok makanan dan minuman PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood).
Kegiatan kick-off ini dihadiri oleh jajaran manajemen dari Garudafood, PT Electric Visi Indonesia, Foton, serta perwakilan dari SNS. Acara dimulai dengan pembukaan khidmat yang diikuti oleh seremonial peresmian. Puncak acara ditandai dengan serah terima unit secara simbolis dari pihak Foton - Edi Napis (Chief Operating Officer) dan PT Electric Visi Indonesia- Karina Darmawan (Chief Executive Officer) didampingi Levina Herwanto (Chief of Business Development) kepada manajemen SNS – Agus Hariyadi (Head of Outbound Logistics), yang kemudian diteruskan langsung kepada tim operasional SNS.
Pada tahap awal dari transisi energi ini, SNS mengoperasikan sebanyak 23 unit truk listrik tipe engkel yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan yang padat. Armada ini menggunakan model Foton e-Truckmate, sebuah kendaraan niaga berbasis baterai yang mampu menempuh jarak hingga 220 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Dengan kapasitas angkut mencapai 1,3 ton, truk ini dinilai sangat ideal untuk mendukung distribusi produk-produk dari depo menuju titik-titik retail secara efisien tanpa menghasilkan polusi suara maupun udara.
Sebagai bentuk rasa syukur atas dimulainya langkah bersejarah ini, prosesi pemotongan tumpeng dan penyerahan kunci kendaraan dilakukan di hadapan para undangan. Nuansa kebersamaan semakin kental saat acara ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama, mengingat momentum ini bertepatan dengan bulan Ramadan.
Penggunaan unit dari Foton ini bukan sekadar pembaruan armada, melainkan manifestasi dari empat pilar komitmen Garudafood, atara lain:
- Keberlanjutan (Sustainability) → menyelaraskan bisnis dengan daya dukung alam
- Reduksi Emisi → memangkas jejak karbon dalam proses distribusi
- Efisiensi Energi → mengoptimalkan biaya operasional melalui penghematan konsumsi bahan bakar fosil
- Transportasi Hijau → Menjadi pionir logistik ramah lingkungan di industri makanan dan minuman
Adopsi EV oleh Garudafood dan SNS membuktikan bahwa efisiensi operasional dapat dicapai tanpa mengabaikan kelestarian alam. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi strategis perusahaan dalam mendorong sektor logistik Indonesia menuju arah yang lebih bersih dan efisien.